Koordinasi PM-AAS Dadahup Fokus pada Ketersediaan Air untuk Menunjang Pertumbuhan Benih
KAPUAS – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan koordinasi Program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di kawasan Dadahup, Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan air dan sarana produksi (saprodi) guna mendukung pertumbuhan benih secara optimal, (4/8/26).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BRMP Kalimantan Tengah, Agus Hasbianto, serta Penyuluh Pertanian Ahli Madya, M. Anang Firmansyah, yang melakukan koordinasi sekaligus pengamatan langsung terhadap kondisi lapangan.
Berdasarkan hasil koordinasi dan pengamatan, ketersediaan air menjadi faktor utama yang perlu mendapat perhatian dalam mendukung pertumbuhan benih di kawasan PM-AAS Dadahup. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sumber air dari saluran gendong yang telah lama terbentuk atau telah jernih dapat dimanfaatkan sebagai sumber irigasi. Sementara itu, air yang berasal dari saluran gendong baru yang dibuat di tengah lahan belum direkomendasikan untuk digunakan karena kondisinya masih belum stabil.
Pengamatan pada petak 18, 19, dan 20 memperlihatkan pertumbuhan bibit yang relatif baik dengan kondisi air yang mencukupi setelah dilakukan pengisian menggunakan pompa air. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dukungan penyediaan air secara optimal memiliki peran penting dalam menjaga pertumbuhan benih, terutama pada fase awal.
Sebagai tindak lanjut, disepakati bahwa percepatan penyediaan air selama musim kemarau akan dilakukan melalui optimalisasi penggunaan serta penambahan unit mesin pompa. Langkah ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air pada fase awal pertumbuhan benih. Setelah kondisi ketersediaan air kembali stabil, jumlah pompa akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Melalui koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan Program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Dadahup dapat berjalan lebih optimal, sehingga mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan keberhasilan pengembangan kawasan pertanian modern di Kabupaten Kapuas.